SORONG, UNAMIN — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi tenaga kependidikan (tendik) dan staf. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kompetensi Pengelolaan Arsip yang dilaksanakan di Balai Pengembangan Vokasi dan Produksi (BPVP) Sorong atau BLK Sorong.
Pelatihan yang berlangsung pada 14–24 Mei 2025 tersebut diikuti oleh 14 tenaga kependidikan dan staf Universitas Muhammadiyah Sorong. Kegiatan dilaksanakan setiap pukul 07.30–12.00 WIT sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola arsip secara efektif, efisien, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Arsip sebagai Bagian Penting dalam Tata Kelola Administrasi
Pengelolaan arsip memiliki posisi penting dalam mendukung tata kelola administrasi sebuah lembaga. Arsip bukan sekadar kumpulan dokumen, tetapi juga menjadi sumber informasi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, hingga evaluasi kinerja.
Di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital, kebutuhan terhadap pengelolaan arsip yang tertib dan profesional semakin meningkat. Kondisi tersebut menuntut tenaga kependidikan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, baik dalam pengelolaan arsip fisik maupun elektronik.
Melalui pelatihan di BPVP Sorong, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan arsip sekaligus keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pelatihan juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menghadapi kebutuhan pengelolaan arsip di tengah perkembangan sistem administrasi dan teknologi informasi.
Lima Materi Bekal bagi Tendik dan Staf
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan langsung dengan pengelolaan arsip, yaitu pengenalan tentang arsip, pengelolaan arsip manual, prosedur penyimpanan dan pemeliharaan arsip, evaluasi dan pemusnahan arsip, serta praktik lapangan.
Materi tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai dasar-dasar arsip dan siklus hidup arsip, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan untuk mengorganisasi, menyimpan, memelihara, mengevaluasi, dan melakukan pemusnahan arsip sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelatihan menghadirkan Nani Winarni Rusdy dan Sofyan sebagai pengajar. Kegiatan tidak hanya memberikan pemahaman secara teoritis, tetapi juga memberikan keterampilan praktis dalam pengelolaan arsip.
Dorong Pengelolaan Arsip yang Lebih Tertib dan Efisien
Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan arsip yang baik dan sesuai standar. Peserta juga memperoleh keterampilan praktis yang dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan mereka.
Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas administrasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sorong. Dengan demikian, pengelolaan arsip dapat dilakukan secara lebih terstruktur, efisien, dan mudah diakses.
Lebih jauh, peningkatan kompetensi tenaga kependidikan dalam bidang kearsipan diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas pengelolaan informasi dan administrasi di lingkungan universitas. Pengelolaan arsip yang baik menjadi salah satu bagian penting dalam membangun sistem administrasi yang tertib dan mendukung kebutuhan informasi lembaga.
Melalui kegiatan ini, UNAMIN menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pelatihan pengelolaan arsip di BPVP Sorong diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk menerapkan praktik kearsipan yang lebih baik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan administrasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sorong.